Maskapai penerbangan Sriwijaya Air menyatakan persetujuannya dengan rencana pemerintah mewajibkan kepada perusahaan penerbangan untuk mengasuransikan keterlambatan jadwal pesawat. Dengan adanya asuransi ini diharapkan penumpang akan mendapatkan kompensasi yang sepadan.
Senior Manajer Komunikasi PT Sriwijaya Air, Agus Soedjono mengatakan kesetujuannya dengan rencana pemerintah tersebut. "Sebagai operator tentu kita setuju dengan rencana tersebut. Namun kita juga akan menunggu bagaimana keputusannya," kata Agus saat dihubungi di Jakarta, Minggu (17/7/2011).
Dijelaskannya, masalah yang dihadapi adalah bagaimana pemerintah terus mensosialisasikan hal itu sehingga bagi masyarakat hal tersebut menjadi familiar. Sriwijaya sendiri saat ini sudah memberikan asuransi terhadap keterlambatan pesawat dan bagasi penumpang. Namun hal itu bersifat opsional yaitu penumpang bisa memilih membeli asuransi tersebut atau tidak.
Sriwijaya selama ini menerapkan asuransi secara opsional, calon penumpang bisa membeli asuransi keterlambatan dan barang seharga Rp 12.000 per penumpang. "Jadi kalau bagasi datang terlambat atau terjadi kerusakan barang, maka akan mendapat ganti," jelasnya.
Hal sama juga diberlakukan oleh Indonesia AirAsia, maskapai tersebut memberikan jaminan, kalau pesawat terlambat dua jam, maka penumpang bisa mengklaim sebesar Rp 600 ribu.
(TribunManado)
MENU UTAMA
Total Tayangan Halaman
Entri Populer
-
JAKARTA, TRIBUN- Kosmonot Rusia Yuri Gagarin berhasil melakukan penerbangan pertama ke antariksa Rabu, 12 April 1961. Kemarin 12...
-
Maskapai penerbangan Linus Airways segera mendatangkan dua pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 kursi melalui skema sewa dari ...
-
Penumpang yang transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar makin dimanjakan dengan sejumlah fasilitas. Selain fa...
-
No Tanggal Username Nama Bank Di Transfer 1. 18-04-2011 19:59:55 agentiket Jaenal Asrori BNI 13898...
-
Rencana sejumlah elemen buruh menyampaikan aspirasinya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuai kritik dari Staf Khusus Menteri Te...
-
KOMPAS/ELOK Anton Krotov, backpacker dari Rusia. KOMPAS/TRIAS KUNCAHYONO Wisatawan memadati sal...
-
Besarnya potensi pasar penumpang angkutan udara terus dimanfaatkan industri penerbangan nasional. Kali ini, Lion Air memperkuat arma...
-
Seorang pejabat senior di lembaga penerbangan sipil Amerika Serikat mengundurkan diri, menyusul ditemukan...
-
Rencana pembangunan jalan layang Serangan, Kota Denpasar-Tanjung Benoa, Nusa Dua, akan dituntaskan hingga Bandara Ngurah Rai...



