Baju karet gelang. ©odditycentral.com
Bukan hanya syariah Islam melarang perempuan untuk berpakaian terbuka, umat Hindu di Desa Khedar, Provinsi Hisar, India, melarang para gadis memakai celana jins dan kaus oblong.
Seperti dilansir dari surat kabar the Daily Mail (9/1), anggota parlemen Khedar telah mengesahkan aturan itu untuk mengurangi tindak kejahatan seksual pada perempuan. Pelarangan ini ternyata lebih dulu muncul di Negara Bagian Bihar.
Juru bicara pemerintah setempat Nitish Kumar mengatakan sudah membuat rancangan beleid melarang para gadis memakai busana ketat dan rok pendek sebab disinyalir menjadi penyebab utama lelaki melakukan pemerkosaan. Pengadilan di Desa Siswan Kala populasi mayoritas muslim mendesak undang-undang ini segera disahkan.
Tak hanya melarang berpakaian seksi, pengadilan desa itu sudah mempersiapkan denda sebesar Rp 886 ribu jika mereka berani memakai busana mengundang syahwat. Pemerintah Bihar memerintahkan para orang tua agar membelikan anak-anaknya penutup tubuh lebih sopan, seperti dilansir situs gulfnews.com (3/1).
Namun apa lacur ternyata banyak label busana kelas dunia justru mengeluarkan koleksi musim panas 2013 mereka identik serba terbuka dan menonjolkan beberapa bagian tubuh seperti dilansir situs sacbee.com (7/1). Produksi busana lokal pun cenderung mengikuti gaya pakaian seperti itu. para produsen busana tidak memberikan pilihan banyak untuk pakaian tertutup kecuali di negara menerapkan syariah Islam ketat atau mayoritas muslim.
Kolumnis Tory Shepherd menuliskan di situs adelaidenow.com.au (31/12/2012), kasus pemerkosaan bukan salah pelaku melainkan korban. Ini menyindir mereka berpikiran sempit masih berlaku pada kaum konservatif memandang perempuan memakai busana sedikit ketat, hingga berjalan dengan teman pria sebagai wanita murahan. "Katakan pada lelaki-lelaki itu, bukan salah perempuan memakai rok mini, tapi bilang pada mereka untuk tidak memperkosa," ujar dia.
Perdebatan panjang ini jelas tak pernah selesai. Pelaku mengklaim mereka tergoda hawa nafsu melihat korban berpakaian seronok, sementara korban seperti jatuh tertimpa tangga. Belum lagi memperbaiki trauma malah dianggap membangkitkan syahwat.
Sumber : merdeka.com
MENU UTAMA
Total Tayangan Halaman
Entri Populer
-
Kemenangan 2-0 Spanyol atas Prancis memiliki arti istimewa buat Ramos. Sergio Ramos dan Kari...
-
"What a wonderful world." Demikian lantun Louis Armstrong dalam lagunya yang melegenda, bahwa hidup ini memang indah. Masalah ...
-
1. Beijing International Airport Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing (Hanzi: 北京首都國際機場...
-
PT ANTA UTAMA Adalah Perusahaan Biro perjalanan yang berpengalaman di bidang : Transportasi, ticketing, dokumen perjalanan, ...
-
TRIBUNNEWS.COM/HENDRA GUNAWAN Armada Garuda di Bandara Soekarno Hatta. Pesawat Garuda Indonesia jenis Boei...
-
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menilai pembangunan Central Business District (CBD) yang terletak dekat Bandara International ...
-
Google Play Menjelang berakhirnya tahun 2012, Google memilih 12 game terbaik yang berjalan di sistem operasi perangkat mobile Andr...
-
Software autosubmit yang berguna untuk mengirim iklan secara otomatis ke 929 iklan baris indonesia sekaligus De...
-
Logo Liga Champions. Bayern Muenchen berhasil mengalahkan Real Madrid dengan skor 2-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions, Selasa a...
-
Aksi Andre Ayew melewati Javier Zanetti (Foto: Daylife) MARSEILLE - Inter Milan belum mampu bangkit ...



