Partai Keadilan Sejahtera mengaku tak sakit hati dengan kegagalan menyandingkan Triwisaksana dengan Fauzi Bowo dalam Pilkada DKI Jakarta. Menurut Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Aboe Bakar Al Habsy, keputusan menjagokan Hidayat Nur Wahid dan Didik J. Rachbini adalah yang terbaik.
"Biasa saja, buat apa sakit hati. Bagi PKS, keputusan yang terakhir adalah yang terbaik," ujarnya kepada wartawan di gedung DPR, Selasa, 20 Maret 2012.
Aboe Bakar mengatakan Foke yang melamar PKS untuk Pilkada DKI sekitar tujuh bulan lalu. Foke kabarnya bertemu dengan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishak dan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin secara langsung. "Foke langsung yang meminta kami mengusung dia maju di pilkada," ujarnya.
Sumber Tempo di PKS menceritakan partainya sempat dibuat kalang kabut oleh Foke. Ia mengakui bahwa keputusan mengusung pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J. Rachbini, yang kemudian dijuluki dengan nama HIJRAH, dilakukan di detik terakhir. Menurut dia, keputusan ini akibat berpalingnya Foke dari PKS.
Sumber itu mengatakan partainya sepakat untuk mengusung Foke dengan mengajukan Triwisaksana alias Bang Sani sebagai calon wakil. Bahkan sudah ada kata sepakat dan pembicaraan mendetail soal mahar dan strategi pemenangan Foke. "Dia sudah setuju semua, mahar strategi semua sudah dibicarakan dan Foke setuju dengan semuanya," ujar anggota DPR ini.
Tak seperti saat mengusung Adang Daradjatun pada 2007 lalu, sumber ini menceritakan, PKS awalnya santai menghadapi pilkada Jakarta. Modal popularitas Foke yang cukup tinggi, menurut dia, membuat mesin partai tak digeber dengan kencang. "Kalau Pak Adang waktu itu memang rendah popularitasnya, sehingga kami memang harus kerja keras. Kalau Foke dianggap barang jadilah," ujarnya.
Cerita ini dibenarkan Aboe Bakar. Menurut dia, Foke memang sudah menjalin kesepakatan dengan PKS pada awalnya. Namun akhirnya gagal. Menurut dia, sampai saat ini, PKS belum mengetahui alasan di balik berpalingnya Foke. "Mungkin karena ada tekanan dari pihak lain. Mereka tidak mau kalau ada PKS," ujarnya.
Aboe Bakar menambahkan, Foke belum memberikan penjelasan apa pun kepada PKS. Namun, hal ini, menurut dia, tak membuat PKS kecewa. "Enggak ada penjelasan. Mungkin karena dia mau sama tentara karena pilkada butuh pengamanan. Dan jangan salah, karena begini, dia akan lelah karena banyak musuhnya. Gagal sini, gagal sana, banyak yang kecewa sama dia," ujarnya.
(tempo.co)
MENU UTAMA
Total Tayangan Halaman
Entri Populer
-
Kemenangan 2-0 Spanyol atas Prancis memiliki arti istimewa buat Ramos. Sergio Ramos dan Kari...
-
"What a wonderful world." Demikian lantun Louis Armstrong dalam lagunya yang melegenda, bahwa hidup ini memang indah. Masalah ...
-
1. Beijing International Airport Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing (Hanzi: 北京首都國際機場...
-
PT ANTA UTAMA Adalah Perusahaan Biro perjalanan yang berpengalaman di bidang : Transportasi, ticketing, dokumen perjalanan, ...
-
TRIBUNNEWS.COM/HENDRA GUNAWAN Armada Garuda di Bandara Soekarno Hatta. Pesawat Garuda Indonesia jenis Boei...
-
Software autosubmit yang berguna untuk mengirim iklan secara otomatis ke 929 iklan baris indonesia sekaligus De...
-
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menilai pembangunan Central Business District (CBD) yang terletak dekat Bandara International ...
-
Aksi Andre Ayew melewati Javier Zanetti (Foto: Daylife) MARSEILLE - Inter Milan belum mampu bangkit ...
-
Google Play Menjelang berakhirnya tahun 2012, Google memilih 12 game terbaik yang berjalan di sistem operasi perangkat mobile Andr...
-
Logo Liga Champions. Bayern Muenchen berhasil mengalahkan Real Madrid dengan skor 2-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions, Selasa a...



