Pengelola Bandara Internasional Singapura, Changi Airport Group (CAG) menyatakan kesiapannya membantu maskapai Garuda Indonesia Airways (GIA) untuk memenuhi load factor (keterisian kursi) di atas 60 persen, khususnya rute Makassar-Singapura dan Singapura-Makassar.
Hal tersebut diungkapkan President Manager Area Changi Airport Group (CAG) Mr. Wong dalam forum discussion tripartid; CAG, Garuda dan Pemerintah Provinsi Sulsel, akhir pekan lalu.
"Rute Makassar-Singapura adalah rute potensial. Rute ini strategis, karena kedua wilayah bisa terkoneksi dengan cepat. Banyak warga Singapura ingin ke South Sulawesi (Sulsel) tinggal promosinya saja, dan itu tugas kami (CAG) bersama Pemerintah South Sulawesi," ujar Wong.
Dia mengatakan, rute tersebut harus dipertahankan agar ekonomi kedua negara bisa berjalan dan bertumbuh dengan baik.
"Kalau promosi berjalan dengan baik, load factor (Garuda) akan meningkat, kami siap dan selalu mempromosikan South Sulawesi," kata Wong didampingi Lim Ching Kiat, Senior Vice President Market Development CAG.
Sebagai wujud konkret promosi CAG untuk Sulsel, CAG telah memasang pilar wrap atau iklan raksasa yang berisikan potensi wisata Sulsel yang layak untuk dikunjungi, seperti Tana Toraja, Pulau Takabonerate Selayar, Maros, Makassar dan lain sebagainya.
Bukan hanya itu, Wong menyampaikan, pihak CAG telah menjajaki kamungkinan kerja sama Garuda dan Pemprov dengan memanfaatkan bandara lama untuk penerbangan khusus, dengan tarif minimal.
Menanggapi hal tersebut, Senior General Manager Asia Garuda Indonesia, Risnandi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak CAG yang siap memberikan ruang khusus dalam pengembangan rute internasional Garuda, khususnya rute Makassar-Singapura.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyatakan terima kasihnya kepada CAG dan Garuda yang telah mengimplementasikan komitmennya untuk mengembangkan pariwisata di Sulsel dengan tetap membuka rute Makassar-Singapura.
"Rute internasional ini akan memberikan nilai positif dalam menstimulan pertumbuhan ekonomi di Sulsel. Terima kasih kepada Changi Airport dukungan seperti ini kami butuhkan, terima kasih kepada Garuda. Dua pilar ini kalau bersinergi dengan pemprov, Sulsel akan menggeliat untuk sektor ekonominya," beber Syahrul.
Setelah di Singapura, rombongan gubernur selanjutnya terbang ke Korea Selatan untuk menjajaki kerja sama dengan produsen mobil Daewoo untuk produksi mobil lokal Moko yang ada di Sulsel.
(TRIBUNNEWS)
MENU UTAMA
Total Tayangan Halaman
Entri Populer
-
Banyak suami yang mungkin tidak tahu kalau rejekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak dapat dilihat secara...
-
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyiapkan pecahan uang kecil untuk kebutuhan Lebaran tahun ini mencapai Rp 200 triliun. Persediaan tersebut ...
-
Senang memang jika komputer baru saja di install ulang, karena kinerjanya jadi lebih cepat dari sebelumnya. Tapi satu hal yang paling dibe...
-
Jadwal penerbangan di Bandara Internasional John F. Kennedy, New York, sempat terganggu. Penyebabnya, lebih dari 150 kura-kura yang se...
-
Fabian Januarius Kuwado Warga Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara menggunakan hak pilihnya, ...
-
Proyek kereta api (KA) bandara ruas Manggarai hingga Soekarno-Hatta (Jakarta) sepanjang 19 kilometer yang tertunda cukup lama akhirnya dis...
-
PT ANTA UTAMA Adalah Perusahaan Biro perjalanan yang berpengalaman di bidang : Transportasi, ticketing, dokumen perjalanan, ...
-
Ilustrasi Di antara Anda pasti pernah mendengar bahwa seks merupakan olahraga yang dapat membakar kalori. Namun,...
-
Dunia pelaut selalu identik menjadi milik kaum lelaki. Memang wajar, mengingat kerasnya hidup di atas kapal laut selama berbulan-bulan, d...
-
Keperawanan wanita oleh sebagian besar orang masih begitu disucikan. Saking diagungkannya, kadang orang menebak-n...