Kalau seorang atlet profesional menggunakan steroid, kita sudah tidak heran. Tetapi bagaimana bila yang melakukannya adalah seorang pemandu sorak alias cheerleader?
Anna Watson mungkin merupakan cheerleader terkuat di Amerika. Mahasiswi University of Georgia itu senang berlatih angkat beban (dan hasilnya jelas terlihat). Tapi ada satu hal yang lebih penting: Watson menolak menjadi model fitness karena dia tak mau menggunakan steroid, seperti yang dimuat di Yahoo! Sports.
"Sebuah posisi elite menjadi cheerleader di UGA," ujar Watson kepada sebuah koran kampus. "Mereka mengaudisi ratusan gadis dan dipilih dari antara banyak orang itu untuk masuk tim. Para gadis itu sangat baik dan rendah hati dan sabar untuk membantu saya mempelajari hal-hal dasar."
Watson sudah menjadi cheerleader sejak umur 5 tahun. Dia bisa melakukan bench press 155 kali, squat 255 kali dan dead lift 230 kali. Menurut koran kampus itu, dia memiliki 10 cm otot mengagumkan di lengannya hanya dalam waktu 10 bulan.
Watson sempat akan mendapatkan kontrak modeling fitness senilai $ 75.000 (sekitar Rp 670 juta) yang bisa mengantar dirinya memiliki karir di dunia modeling -- tapi dia menolaknya.
Kenapa?
Sebuah agen model memintanya menggunakan Anavar, steroid legal yang akan membantunya mendapatkan 20 kilogram otot. Khawatir dengan dampak obat itu ketika dia memutuskan untuk memiliki anak, Watson menolaknya.
"Saya tidak melayani agensi model. Saya melayani Tuhan," ujarnya. "Saya tidak melakukan kompromi dengan moral dan kepercayaan saya hanya untuk difoto. Saya percaya tubuh saya adalah kuil dan ciptaan yang indah, jadi saya tidak akan menggunakan apapun yang akan merusaknya."
Meski diidentikan dengan ototnya, Watson menuturkan ini bukanlah dirinya yang sebenarnya.
"Saya tahu identitas saya bukan di olahraga," ujar Watson. "Ini bukan saya sesungguhnya. Saya tidak ingin orang lain melihat saya seperti itu. Ya, di penampilan luar, saya orang yang sehat, tapi ketika Anda mulai mengenal saya, hidup saya tidak hanya soal berlatih dan olahraga."
Setelah tiga kali menjadi cheerleader di pertandingan football kampusnya, Watson sedang cuti saat ini karena cedera di urat Achilles-nya.
Berikut sejumlah dakta soal Anna Watson, sang cheerleader berotot:
1. Punya 30 pasang jeans, hanya dua yang muat
2. Berkompetisi di gimnastik selama 10 tahun
3. Menjadi cheerleader di tahun kedua SMA
4. Tidak menggunakan headphone di gym, dia suka bersosialisasi di ruang latihan
MENU UTAMA
Total Tayangan Halaman
Entri Populer
-
Banyak suami yang mungkin tidak tahu kalau rejekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak dapat dilihat secara...
-
Hi there How would you like to earn a 35% commission for each sale for life by selling SEO services Every website owner requires the ...
-
Teluk adalah perairan yang menjorok ke daratan dan dibatasi oleh daratan pada ketiga sisinya. Oleh karena letaknya yang strategis, teluk ba...
-
Beberapa hari terakhir banyak calon penumpang Lion Air yang mengeluhkan lamanya penundaan penerbangan. Bahkan mereka terpaksa 'menyand...
-
Bandar Udara Depati Amir Pangkalpinang, merupakan pintu gerbang Provinsi Bangka Belitung. Keberadaan Bandara Depati Amir untuk menjadi...
-
Chen Wei kemarin (17/7) mengemudi pesawatnya N168CW lepas landas dari bandara internasional Taiping, kota Harbin, provinsi Heilongjiang, T...
-
Foto bintang sepak bola Cristiano Ronaldo sedang memegang kaligrafi syahadat menghebohkan dunia maya, baru-baru ini....
-
Bekerja didepan monitor komputer sekarang ini mungkin sudah menjadi menu pekerjaan utama bagi hampir setiap orang. Bukan cuma karyawan di ka...
-
Pesawat tempur milik TNI AU jenis Hawk 200 dengan nomor pesawat TT 0214 mengalami insiden tergelincir dari landasan pacu Bandara Sultan ...





