BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA



Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..



KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA


Bergabung? silahkan klik disini

Tampilkan postingan dengan label Pilot. Tampilkan semua postingan

Walah! Bahasa Inggris Pilot Buruk, Pesawat China Lepas Landas Tanpa Izin



Gara-gara kurangnya kemampuan berbahasa Inggris pilot, sebuah pesawat milik maskapai penerbangan China begitu saja lepas landas dari bandara Jepang tanpa otorisasi. Atas kejadian ini, maskapai tersebut, China Eastern Airlines berjanji akan meningkatkan keahlian bahasa Inggris para kru pesawatnya.

Meski tidak bersedia menjelaskan secara detail, namun maskapai itu berjanji akan "semakin memperbaiki kemampuan komunikasi bahasa Inggris para kru penerbangan kami untuk memastikan keselamatan penerbangan."

Maskapai China itu juga menyatakan pihaknya akan bekerja sama dengan investigasi yang dilakukan otoritas Jepang atas insiden yang terjadi Senin, 28 November lalu. Dalam insiden itu, pilot menerbangkan pesawatnya dari bandara Osaka padahal belum mendapat izin terbang dari para petugas pengawas lalu lintas udara. Kesalahpahaman itu terjadi karena kemampuan berbahasa Inggris pilot yang kurang.

"Eastern Airlines akan bekerja sama dengan investigasi dan akan sepenuhnya mempertahankan prinsip keselamatan adalah yang terutama dan beroperasi sesuai hukum," demikian pernyataan maskapai itu seperti dilansir AFP, Kamis (1/12/2011).

Saat itu pesawat tersebut mengangkut 254 penumpang. Meski terjadi kesalahpahaman antara pilot dan petugas pengawas lalu lintas udara, pesawat berhasil lepas landas dan mendarat dengan selamat di Shanghai.


(detikNews)

SUPPORT BY







 

Belum Ada Rencana Naikkan Gaji Pilot Garuda Indonesia



Pasca pertemuan antara manajemen PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dengan pilot-pilotnya, maskapai penerbangan pelat merah ini belum bisa menjanjikan kenaikan gaji bagi pilot-pilot lokalnya. Pihaknya juga memastikan bahwa gaji pilot asing sudah sesuai, bahkan masih berada di bawah harga pasar.

"Kita kemarin adakan sosialisasi dan komunikasi lagi, apa sebenarnya masalah mereka, bukan tidak komunikatif tapi masalah waktu. Namun, kita belum bisa memenuhi tuntutan mereka masalah penyetaraan, karena kalau masalah penyetaraan kan kita harus lihat kemampuan dan market price-nya," kata Direktur Operasi Garuda Ari Sapari dalam perbincangannya dengan okezone di Jakarta, Jumat (15/7/2011) malam.

Dia juga menyatakan bahwa kenaikan gaji bagi pilot bukanlah sesuatu hal yang gampang karena berpengaruh terhadap keberlanjutan usaha. Ketika ditanyai mengenai alasan pemberian gaji yang lebih besar kepada karyawan kontrak, dia juga menyatakan bahwa hal itu sudah sesuai dengan harga pasar.

"Coba sekarang dibandingkan, harga di Klaten misalnya tentu berbeda dengan di Batam, jadi secara logika beda kan? Kalau kita mau pakai asing ya kita harus tahu pasaran mereka. Saya boleh katakan, harga pilot asing yang dikontrak Garuda justru masih di bawah harga pasar," lanjutnya.

Selain itu, Ari menambahkan bahwa karyawan kontrak dimana-mana memang selalu digaji lebih besar.

"Jadi kalau kontrak itu kan waktunya pendek, resiko banyak, apalagi ini kita hanya kontrak mereka selama satu tahun, padahal biasanya mereka menuntut paling tidak sampai tiga tahun supaya ada kenyamanan bekerja, jadi wajar kita kasih lebih," tandasnya.

Seperti diketahui beberapa waktu yang lalu, serikat pekerja pilot Garuda mengancam akan melakukan mogok jika manajemen tidak meloloskan permintaan mereka dalam tempo dua minggu. Mereka menuntut kenaikan gaji sebanyak dua kali lipat karena terjadi kesenjangan antara pilot lokal dan pilot asing.

Gaji pokok kapten di Garuda yang baru diangkat sekira Rp33 juta ditambah Rp10 juta per bulan. Gaji ini tergantung jam terbang masing-masing pilot. Sedangkan gaji pokok pilot asing sebesar USD9.000 atau (Rp76 juta) ditambah biaya akomondasi USD1.200 (Rp10 juta).

(Okezone)

Hingga 2012, Garuda Indonesia Masih Gunakan Pilot Asing



Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) tidak berjanji untuk tidak mempekerjakan pilot asing jika kontrak mereka selesai pada awal tahun depan.

"Kita tidak bisa janjikan dong, bisnis itu kan bergerak dinamis, tidak statis," ungkap Direktur Operasi Garuda Ari Sapari ketika berbincang dengan okezone di Jakarta, Jumat (15/7/2011) malam.

Dia juga menambahkan bahwa penggunaan pilot asing di Garuda bukanlah hal yang baru dan terus ada sesuai kebutuhan. "Sejak tahun 1970-an kita sudah pakai pilot asing, setiap periode enggak ada terus tapi ada sesuai kebutuhan saja kita pakai," lanjutnya.

Menurut datanya, sekarang Garuda Indonesia memiliki sekira 839 pilot tetap (pilot lokal) dan 43 pilot kontrak. Dari jumlah 43 pilot ini, 34 nya adalah pilot asing yang disewa Garuda sampai awal tahun 2012 mendatang.

Ari mengklaim bahwa penggunaan pihak tenaga asing kontrak ini bukan karena pilot lokal tidak ada yang mampu, tetapi lebih karena mereka pilot-pilot dari Indonesia sedang mengalami masa training.

"Itu begini, jadi sebagian pilot kita masih dalam masa training, sedangkan pesawat itu kan harus sudah beroperasi dan dijalankan. Siapa yang jalanin? Saat inilah kita butuhkan tenaga- tenaga kontrak tersebut," papar dia.

Meskipun masih belum bisa menjanjikan adanya kenaikan gaji bagi pilot lokal seperti yang dtuntut serikat pilot beberapa hari lalu, tetapi pihaknya menjanjikan bahwa masa depan pilot lokal yang berada di maskapai pelat merah ini lebih terjamin.

"Kita ingin mereka fokus kerja, jadi ketika mereka terbang mereka tidak mikirin mau asuransi dimana, anak-istrinya kalau sakit bagaimana, siapa yang biayain, itu tidak karena semua kita tanggung. Kalau pegawai kontrak tidak ada sama sekali itu kita tanggung," tutupnya.

Designer: FThemes.com | Converter: Blogger Themes & Blogger Templates
Flippa