BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA



Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..



KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA


Bergabung? silahkan klik disini

Tampilkan postingan dengan label Penumpang. Tampilkan semua postingan

Manjakan Penumpang......Maskapai & Bandara Ini Sediakan Catur Virtual


MASKAPAI Finnair dan bandara Helsinki di Finlandia, bekerja sama membuat sebuah terobosan baru dalam dunia penerbangan. Dan, memberi kesempatan kepada publik membentuk masa depan wisata udara internasional. 
Makanan non-daging pada hari Senin, karaoke di pesawat, permainan catur virtual, dan perjodohan di bandara merupakan sedikit dari banyak ide yang disumbangkan Finnair, dan bandara Helsinki untuk para turis.

Ini merupakan usaha untuk mengembangkan, dan memajukan kesenangan pelanggan serta sebagai peran bandara Helsinki dalam menghubungkan Eropa, dan Asia.

Maskapai Finnair dan bandara Helsinki juga secara aktif mengajak para pelanggannya menyumbangkan ide-ide menarik, dan menawarkan hadiah yang tak kalah seru untuk ide  paling inovatif.

"Tujuan kami adalah membuat perjalanan di udara terasa nyaman, dan menyenangkan dengan mengubah beberapa hal. Kami mengajak para pelanggan untuk berbagi ide-ide inovatif mereka dalam hal ini," kata Johanna Metsala, Customer Experience Manager Bandara Helsinki dalam rilis pers yang diterima okezone, Rabu (23/11/2011).

Finnair dan bandara Helsinki menekankan, bahwa ide-ide inovatif ini terbuka bagi siapapun yang menggemari wisata udara. Semua ide-ide tersebut dapat disumbangkan ke www.qualityhunters2.com sebelum 29 November mendatang. Pemenang akan dipilih oleh Finnair dan Bandara Helsinki dibantu dengan poling.

(Okezone travel)
SUPPORT BY











 



Gimana Rasanya Berdiri di Pesawat Selama 7 Jam ..??



Padek—Arthur Berkowitz tak akan pernah melupakan pengalaman terbangnya dengan maskapai US Airways Juli lalu. Betapa tidak. Selama penerbangan tujuh jam dari Anchorage menuju Philadephia, dia terpaksa berdiri. Itu dilakukan karena kursi yang seharusnya menjadi jatah dia diduduki penumpang sebelah yang obesitas.

"Saya tidak terbang dalam perjalanan dari Alaska menuju Philadelphia itu. Saya berdiri," keluhnya sebagaimana dilansir situs elliott.org. Maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) itu pun mengakui kelalaian mereka yang membuat Berkowitz terpaksa berdiri sepanjang penerbangan. Padahal, Anchorage Philadelphia merupakan salah satu rute penerbangan domestik nonstop dengan durasi paling lama di AS.

Seharusnya penumpang di sebelah Berkowitz yang, konon, berat badannya 177,8 kilogram itu membeli dua tiket pesawat. Sebab, dengan ukuran tubuh sebesar itu, tak mungkin dia bisa duduk di satu kursi pesawat yang standar. Ketika itu, kru pesawat dengan nomor penerbangan 901 tersebut terpaksa menaikkan sandaran tangan dan merelakan kursi jatah Berkowitz diduduki penumpang yang obesitas.


Kepada media, pihak maskapai penerbangan mengatakan bahwa saat itu awak pesawat tak bisa berbuat apa-apa. Sebab, seluruh bangku penuh terisi dan mereka tak bisa membiarkan penumpang duduk di kursi pramugari. Akibatnya, Berkowitz harus berdiri sepanjang perjalanan. "Saya juga mempertaruhkan keselamatan karena tak bisa memakai sabuk pengaman saat lepas landas dan mendarat," lanjutnya.

Berkowitz yang tak terima diperlakukan tak adil lantas menuntut. Dia menggugat maskapai penerbangan tersebut dan meminta ganti rugi. Menurut Daily Mail, maskapai hanya menawarkan kompensasi USD 200 (sekitar Rp1,8 juta). Tapi, Berkowtiz menolak. Dia menuntut kompensasi minimal USD 800 (sekitar Rp7,2 juta). Hingga kini, pihak maskapai itu belum merespons tuntutan tersebut.

(dailymail/Padang Ekspres)

SUPPORT BY











 


Misteri Cessna 172



Jatuhnya pesawat Cessna 172 milik PT Nusa Flying International School di Kawah Burung, Gunung Ciremai, Desa Cikaracak, Kec. Argapura, Kab. Majalengka, masih menyimpan misteri.

"Sampai saat ini kami tak habis pikir, kok bisa pesawat jatuh di daerah Majalengka. Padahal berdasarkan hasil kajian ilmiah, sangat kecil kemungkinannya pesawat jatuh di daerah Kawah Burung," ungkap Kepala Tim Search and Rescue (SAR) evakuasi mayat, Yopi Haryadi, Rabu (30/11).

Dijelaskan Yopi, Tim SAR menjalankan tugas dengan berpatokan pada titik koordinat dan Emergency Locator Transmitter (ELT). Saat melakukan pelacakan, Tim SAR dan tim lainnya menemukan koordinat itu di Desa Cihawanjar, Lembang, Kab. Bandung Barat. "Titik koordinatnya 064607 South dan 1073343 East. Sehingga tim lebih berfokus melakukan pencarian di daerah tersebut," katanya.

Pencarian bahkan diperkuat dengan ditemukannya benda putih di lokasi tersebut, sehingga mereka melakukan pencarian lebih mendalam dengan mempergunakan jalur darat dan udara.

"Kalau mau jujur, secara ilmiah, penemuan pesawat di Majalengka itu enggak masuk logika ilmu penerbangan. Tetapi faktanya memang di sini dan inilah yang sedang kami analisis kembali. Jadi analisis tim sebelumnya meleset," tuturnya.

Hal senada diungkapkan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sugiri Sukani, Kabupaten Majalengka, Mayor Psk. Is Budiarto. Ia mengatakan, pihaknya sependapat dengan analisis Tim Basarnas. Tujuan dari semua ini adalah mempermudah proses pencarian.

"Kalau melihat rute penerbangan dari Lanud Halim Perdana Kusumah Jakarta menuju Bandara Penggung Cirebon, rasanya tidak mungkin pesawat jatuh di lokasi saat ini," kata Danlanud saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (30/11).

Biasanya, ketika pesawat hilang kontak maka ia akan fokus pada titik awal koordinat terakhir dan pencarian dilakukan tidak jauh dari radius itu. Alasannya tentu untuk mempermudah proses pencarian dan tidak menghabiskan waktu mencari di tempat lain selain di Majalengka.

Sementara itu, Kapolres Majalengka, AKBP Lena Suhayati mengatakan, analisis jatuhnya pesawat sampai saat ini belum dilakukan dan masih menunggu tim. Sedangkan evakuasi pesawat masih menunggu kabar dari pemiliknya. "Kalau kajian mengenai jatuhnya pesawat belum ada, termasuk kapan pesawat dievakuasi karena belum ada informasi dari pihak sekolah penerbangnya," katanya.


(Gala Media)


SUPPORT BY







 

Designer: FThemes.com | Converter: Blogger Themes & Blogger Templates
Flippa