BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA



Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..



KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA


Bergabung? silahkan klik disini

Tampilkan postingan dengan label Bandara. Tampilkan semua postingan

Gimana Rasanya Berdiri di Pesawat Selama 7 Jam ..??



Padek—Arthur Berkowitz tak akan pernah melupakan pengalaman terbangnya dengan maskapai US Airways Juli lalu. Betapa tidak. Selama penerbangan tujuh jam dari Anchorage menuju Philadephia, dia terpaksa berdiri. Itu dilakukan karena kursi yang seharusnya menjadi jatah dia diduduki penumpang sebelah yang obesitas.

"Saya tidak terbang dalam perjalanan dari Alaska menuju Philadelphia itu. Saya berdiri," keluhnya sebagaimana dilansir situs elliott.org. Maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) itu pun mengakui kelalaian mereka yang membuat Berkowitz terpaksa berdiri sepanjang penerbangan. Padahal, Anchorage Philadelphia merupakan salah satu rute penerbangan domestik nonstop dengan durasi paling lama di AS.

Seharusnya penumpang di sebelah Berkowitz yang, konon, berat badannya 177,8 kilogram itu membeli dua tiket pesawat. Sebab, dengan ukuran tubuh sebesar itu, tak mungkin dia bisa duduk di satu kursi pesawat yang standar. Ketika itu, kru pesawat dengan nomor penerbangan 901 tersebut terpaksa menaikkan sandaran tangan dan merelakan kursi jatah Berkowitz diduduki penumpang yang obesitas.


Kepada media, pihak maskapai penerbangan mengatakan bahwa saat itu awak pesawat tak bisa berbuat apa-apa. Sebab, seluruh bangku penuh terisi dan mereka tak bisa membiarkan penumpang duduk di kursi pramugari. Akibatnya, Berkowitz harus berdiri sepanjang perjalanan. "Saya juga mempertaruhkan keselamatan karena tak bisa memakai sabuk pengaman saat lepas landas dan mendarat," lanjutnya.

Berkowitz yang tak terima diperlakukan tak adil lantas menuntut. Dia menggugat maskapai penerbangan tersebut dan meminta ganti rugi. Menurut Daily Mail, maskapai hanya menawarkan kompensasi USD 200 (sekitar Rp1,8 juta). Tapi, Berkowtiz menolak. Dia menuntut kompensasi minimal USD 800 (sekitar Rp7,2 juta). Hingga kini, pihak maskapai itu belum merespons tuntutan tersebut.

(dailymail/Padang Ekspres)

SUPPORT BY











 


Walah! Bahasa Inggris Pilot Buruk, Pesawat China Lepas Landas Tanpa Izin



Gara-gara kurangnya kemampuan berbahasa Inggris pilot, sebuah pesawat milik maskapai penerbangan China begitu saja lepas landas dari bandara Jepang tanpa otorisasi. Atas kejadian ini, maskapai tersebut, China Eastern Airlines berjanji akan meningkatkan keahlian bahasa Inggris para kru pesawatnya.

Meski tidak bersedia menjelaskan secara detail, namun maskapai itu berjanji akan "semakin memperbaiki kemampuan komunikasi bahasa Inggris para kru penerbangan kami untuk memastikan keselamatan penerbangan."

Maskapai China itu juga menyatakan pihaknya akan bekerja sama dengan investigasi yang dilakukan otoritas Jepang atas insiden yang terjadi Senin, 28 November lalu. Dalam insiden itu, pilot menerbangkan pesawatnya dari bandara Osaka padahal belum mendapat izin terbang dari para petugas pengawas lalu lintas udara. Kesalahpahaman itu terjadi karena kemampuan berbahasa Inggris pilot yang kurang.

"Eastern Airlines akan bekerja sama dengan investigasi dan akan sepenuhnya mempertahankan prinsip keselamatan adalah yang terutama dan beroperasi sesuai hukum," demikian pernyataan maskapai itu seperti dilansir AFP, Kamis (1/12/2011).

Saat itu pesawat tersebut mengangkut 254 penumpang. Meski terjadi kesalahpahaman antara pilot dan petugas pengawas lalu lintas udara, pesawat berhasil lepas landas dan mendarat dengan selamat di Shanghai.


(detikNews)

SUPPORT BY







 

setahun lagi ... Garuda kuasai penuh operasional terminal 2E dan 2F


Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menargetkan akan menguasai operasional terminal 2E dan 2F di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta paling lambat awal 2013.

Target operasional Garuda melalui dua terminal di Bandara Soekarno-Hatta itu seiring dengan dimulainya aliansi global Sky Team pada awal 2013.

"Sky Team akan dimulai pada awal 2013, maka kami persiapkan sistemnya. Pada saat implementasi Sky Team sudah jadi semua sistem termasuk adanya terminal khusus yang terkoneksi langsung dengan anggota maskapai Sky Team," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar saat acara pemberian penghargaan bagi tim tenis Sea Games XXVI 2011, Selasa, 29 November.

Garuda memberikan uang tunai senilai total US$12.000 dan tiket penerbangan internasional tujuan Amsterdam, Australia, Jepang, dan China, dengan masing-masing dua tiket per orang.

Pada saat pemberian penghargaan ini disaksikan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng, Ketua Umum PELTI Martina Widjaja dan Pembina Pelti Soebronto Laras serta Ketua INASOC Rahmat Gobel.

Emirsyah menambahkan nantinya seluruh penerbangan Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta hanya dilayani dari Terminal 2E dan 2F. Hal ini sesuai hasil penandatangan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan PT Angkasa Pura II. MoU berjangka waktu 1 tahun sejak ditandatangani, yakni menjadi 28 November 2012.

"Selama masa jangka waktu MoU ini, kami melakukan pembicaraan intens lagi dengan AP II. Kalau memang jangka waktunya sudah terlewati, masih bisa diperpanjang. Namun ditarget pada saat pelaksanaan Sky Team, sudah dapat dipakai," katanya.

Dengan dikuasainya terminal 2E dan 2F oleh Garuda, akan memindahkan maskapai-maskapai lainnya yang selama ini menggunakan terminal itu untuk menaik dan menurunkan penumpang.

"Nanti dipikirkan bersama bagaimana memindahkan maskapai lain, apakah akan dibangun terminal baru atau memfungsikan terminal 2D," katanya.

Deputi Senior General Manajer Bandara Soekarno-Hatta Mulya Abdi mengatakan saat ini ada 25 maskapai yang menggunakan terminal 2E. Terminal ini khusus penerbangan internasional. Untuk penerbangan dari terminal 2F, lanjutnya, hanya digunakan oleh Garuda Indonesia dan Merpati untuk penerbangan domestik.

"Nanti akan penataan ulang, soal perpindahan maskapai lain, akan dibahas kembali secara bersama-sama," kata Mulya.

PT Angkasa Pura II sebelumnya menetapkan Terminal 2E dan 2F Bandara Soekarno-Hatta khusus didedikasikan kepada maskapai Garuda Indonesia. Kebijakan berlaku sejak Senin (28/11).

Penetapan tersebut dikukuhkan dalam
nota kesepahaman yang ditandatangani kedua belah pihak pada Senin, 28 November 2011 di Bali oleh Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II Tri S. Sunoko dan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar.

Tri Sunoko menjelaskan kebijakan untuk menjadikan Terminal 2E dan 2F sebagai Dedicated Terminal Garuda Indonesia tersebut sebagai salah satu bentuk sinergi antar-Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam koridor peningkatan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa angkutan udara nasional.

"Nota kesepahaman ini akan menjadi dasar bagi kedua pihak dalam melaksanakan kerja sama yang saling menguntungkan untuk memanfaatkan kekuatan potensi masing-masing, serta membangun kemitraan strategis dalam melakukan implementasi peningkatan pelayanan dan penataan Terminal 2E dan 2F Bandara Soekarno-Hatta," kata Tri.

(Bisnis Indonesia)

SUPPORT BY







Designer: FThemes.com | Converter: Blogger Themes & Blogger Templates
Flippa