BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA



Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..



KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA


Bergabung? silahkan klik disini

Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini



Tidur mengorok bisa dialami siapa saja. Selain suara dengkuran yang bisa mengganggu orang lain, mengorok kadang juga menjadi indikasi masalah kesehatan yang serius. Bagaimana caranya agar tidak mengorok saat tidur? Kapan ngorok perlu diterapi?

dr Dito Anurogo, konsultan kesehatan di detikHealth menjelaskan mengorok merupakan bunyi atau suara yang muncul saat seseorang tidur karena menyempitnya jalan napas nasofaring. Akibatnya aliran udara selama bernapas rileks menggetarkan bagian-bagian yang lunak dari saluran atau jalan napas orofaring.

Untuk mengatasi tidur mengorok, dr Dito dalam jawaban konsultasi di detikHealth menyarankan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Hindari Kebiasaan Merokok

Merokok dapat mengiritasi membran mukus atau selaput lendir pada saluran napas bagian atas yang menyebabkan pembengkakan dan meningkatkan produksi lendir.

2. Hindari Minum Obat Tertentu Sebelum Tidur

Obat penenang atau tranquilizer, pil tidur, dan antihistamin perlu dihindari konsumsinya sebelum tidur. Jika harus meminumnya, minumlah 2-3 jam sebelum tidur.

3. Olahraga Teratur

4. Hindari Posisi Tidur Telentang atau Tengkurap

Posisi tidur telentang memudahkan seseorang untuk tidur mendengkur. Sebaiknya tidur miring ke kanan atau ke kiri. Jika harus telentang, maka pakailah bantal.

5. 15 Menit Memanjakan Diri Sebelum Tidur

Rileks sebelum tidur bisa membantu mengurangi mendengkur. Cara untuk memanjakan diri bisa dengan menulis hal-hal yang menyenangkan sepanjang hari, yoga, mendengarkan musik klasik, atau melakukan aktivitas ringan lainnya yang menyenangkan.

6. Hindari Makan, Minum, dan Ngemil Sebelum Tidur

Intinya adalah jangan pergi tidur dalam keadaan perut kekenyangan.

7. Mengurangi Berat Badan

Orang yang memiliki badan gemuk alias kelebihan berat badan cenderung mendengkur saat tidur. Karena itu, kurangilah berat badan dengan cara yang sehat yakni dengan berolahraga teratur, banyak beraktivitas, dan menjaga pola makan.

Menurut dr Dito, pembedahan alias operasi bisa dilakukan jika mendengkur dirasa sudah sangat mengganggu. Biasanya operasi dilakukan dengan metode tonsilektomi, uvulopalatopharyngoplasty, laser/electrocautery/microfrequency.

Sementara itu pakar kesehatan tidur dari RS Medistra Jakarta dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, RPSGT menyebut terapi mendengkur dilakukan jika memang ada sebab tertentu. "Kalau misalnya hanya mendengkur kalau tidurnya telentang, caranya agar tidak mendengkur ya tidur miring," kata dr Rima dalam perbincangan dengan detikHealth, Rabu (19/6/2013).

Yang perlu diwaspadai adalah jika terjadi sleep apnea yang mengacu pada terganggunya pernapasan selama 10 detik atau lebih. Sleep apnea jangan diremehkan karena bisa mengakibatkan kematian mendadak, karena oksigennya bisa turun sangat rendah.

"Pernah ada pasien saya, oksigennya sampai 40 persen, padahal normalnya 90 persen. Itu bisa menyebabkan gangguan irama jantung," sambung dr Rima.

Sumber: detik.com

Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks



Wanita mana yang tahan jika suaminya kerap ngorok saat tidur? Tentu banyak yang berkata tidak tahan karena suara dengkuran memang berisik dan dapat mengganggu tidur. Tapi terlepas dari siapa yang ngorok, banyakkah pasangan yang menyadari bahwa ngorok dapat mengganggu kehidupan seks mereka?

"Kebanyakan yang pernah saya tangani sampai pisah ranjang gara-gara ngorok. Kalau penelitian dari Amerika sendiri ada yang menyebutkan bahwa ngorok menjadi pemicu ketiga setelah nomer satu selingkuh dan faktor ekonomi dalam perceraian di sana," tutur pakar kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran Jakarta, dr Andreas Prasadja, RPSGT, dalam perbincangan dengan detikHealth yang ditulis pada Rabu (19/6/2013).

"Tetapi untuk implikasi lebih dalam ngorok yang menimbulkan sleep apnea akan membuat kualitas tidur menjadi buruk akhirnya tentu akan memilih tidur daripada having sex, libido sudah pasti turun, dan jadi emosional. Biasanya kalau sudah begini pasti kecenderungan jadi egois dan emosional," simpul dokter yang akrab dipanggil Ade tersebut.

Sedangkan menurut sebuah studi dari Mayo Clinic, akibat yang paling menonjol dari kondisi semacam ini adalah banyak pria yang melaporkan bahwa fungsi seksual mereka berjalan normal tapi tingkat kepuasan seksualnya sangat rendah. Bahkan bila dibandingkan dengan pria yang tidak ngorok, tukang ngorok dua kali lebih sering dilaporkan mengalami ketidakpuasan seksual, meskipun tak ada masalah dengan libido, ereksi maupun kemampuan ejakulasinya.

Lalu benarkah pria yang gemar ngorok lebih rentan terkena disfungsi ereksi? "...karena pertama, kurang oksigen, kedua, orang tersebut akan mengalami kurang tidur padahal penis itu harus dilatih secara teratur," terang dr Ade.

"Dilatih d isini maksudnya bukan dilatih dengan memikirkan yang tidak baik, ada mekanisme otomatis pada REM (Rapid Eye Movement) yang otomatis akan memberikan efek pada penis sehingga ada ereksi. Tetapi karena sleep apnea, penis bisa jadi kurang terlatih dan menimbulkan disfungsi ereksi," tambahnya.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine tersebut menjelaskan bahwa ngorok atau dalam bahasa medisnya disebut sebagai sleep disordered breathing (SDB) ini sebenarnya erat kaitannya dengan kualitas tidur yang buruk dan gangguan tidur seperti sleep apnea. Padahal jika hal itu terjadi, orang yang bersangkutan akan berisiko lebih tinggi terkena diabetes, stroke, serangan jantung, dan gagal jantung. Kalau penyakit-penyakit ini menjadi kronis, secara otomatis fungsi seksual pria akan terganggu sepenuhnya, libidonya menurun, dan risiko disfungsi ereksi tak dapat dihindari lagi.

Lalu bagaimana dengan dampak kebiasaan mendengkur bagi pasangan suami istri? Banyak pakar sepakat jika suami yang ngorok mengakibatnya istrinya jadi kurang tidur atau kurang intim karena stres atau ngantuk akibat semalaman terganggu dengkuran suaminya sehingga pasangan menjadi malas ketika diajak bercinta.

"Sementara pasangan yang tidak ngorok jengkel dan merasa menjadi korban, sebaliknya pasangan yang ngorok jadi mudah marah dan kesepian. Dalam kasus-kasus ekstrim, keduanya akan berakhir dengan tidur di kamar yang terpisah. Padahal ini bisa jadi cikal bakal hancurnya hubungan pernikahan dan kehidupan seks seseorang karenanya kurangnya keintiman fisik," timpal pakar lain, Dr. Rita Larsen-Reindorf, Ear, Nose and Throat Specialist di Komfo Anokye Teaching Hospital, Kumasi, Ghana seperti dilansir myjoyonline.

Kalaupun ada sejumlah pasangan yang cukup pengertian dan tidak bertengkar meski pasangannya ngorok, tapi pasangan yang tidak ngorok akan tetap terganggu. Jika dibiarkan, kondisinya akan kembali ke awal di mana pasangan jadi malas bercinta atau kurang intim karena pola tidur yang terganggu. Tampaknya ini menjadi semacam lingkaran setan yang takkan ada habisnya sampai kebiasaan ngoroknya disembuhkan.

Sumber: detik.com

Designer: FThemes.com | Converter: Blogger Themes & Blogger Templates
Flippa