BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA



Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..



KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA


Bergabung? silahkan klik disini

Tampilkan postingan dengan label sekolah. Tampilkan semua postingan

Raih Prestasi Sekolah, Cukupi Gizi Anak

Pemberian donasi dari A&W Restaurants kepada WFP Indonesia (Foto: Fitri/okezone)
Pemberian donasi dari A&W Restaurants kepada WFP Indonesia (Foto: Fitri/okezone)

USIA sekolah menjadi penentu masa depan anak. Kalau gizi selama belajar tidak tercukupi, bagaimana mungkin anak bisa berprestasi?

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi termiskin kelima di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan pangan paling mengkhawatirkan. Data Badan Pusat Statistik dan Riskesdas pada 2010 menyebutkan bahwa 13,2 persen anak mengalami kekurangan gizi kronis, 58,4 persen balita mengalami kekerdilan, dan 29,4 persen balita masih kekurangan berat badan. Alasan inilah yang mendasari perlunya perhatian khusus bagi provinsi NTT.

"Pemerintah daerah NTT percaya bahwa masa depan Indonesia tergantung dari generasi muda. Berkualitas tidak hanya ditunjang dengan pendidikan formal, tapi juga mutu otak yang baik, sehingga diperlukan nutrisi yang baik," kata Drs Bertoldus Lalo MM, Kepala Perwakilan Pemerintahan NTT pada konferensi pers "Tuntaskan Malnutrisi Demi Masa Depan Lebih Baik" di A&W Restaurants Mal Pondok Indah I, Jakarta Selatan, Kamis (14/7/2011).

Guna memerangi permasalahan malnutrisi anak Indonesia, khususnya NTT, A&W Restaurants Indonesia dan World Food Program (WFP) kembali bekerja sama dalam kampanye World Hunger Relief. Kerja sama diawali sejak 2009 melalui program School Feeding yang bertujuan memerbaiki status gizi anak usia sekolah dalam membantu meningkatkan proses tumbuh kembang, tingkat kehadiran sekolah, prestasi anak, serta meningkatkan kesadaran perilaku yang berhubungan dengan gizi.

"Program dilakukan lewat pemberian biskuit berfortifikasi, beras, jagung, kacang merah, kacang hijau, dan lain-lain kepada anak-anak usia sekolah dasar," imbuhnya.

Tahun ini, A&W Restaurants Indonesia berhasil menggalang bantuan dari konsumennya melalui kotak yang tersedia di setiap outlet store. Selama kurun 22 Agustus hingga 28 November 2011, dana yang terkumpul mencapai Rp983.342.000 atau meningkat Rp34.541.750 dari tahun lalu.

"Kami melakukan survei terhadap siswa, kepala sekolah, dan guru tentang efektivitas program School Feeding. Hasilnya, gizi yang tercukupi ketika sarapan memungkinkan anak-anak untuk konsentrasi belajar sehingga prestasinya pun meningkat," sahut Peter Guest, Deputy Country Director WFP Indonesia pada kesempatan yang sama.

Pada 2010, WFP Indonesia telah membantu lebih dari 403.000 penduduk di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Timur Tengah Selatan dan Kupang di NTT.

"Masalah kurang gizi merupakan isu internasional. Efeknya dirasakan oleh anak-anak, generasi penerus bangsa. Dengan jaminan gizi seimbang, mereka tentu dapat belajar lebih maksimal," ujar Fery Senofil, Training Manager PT Biru Fast Food Nusantara.

Untuk kegiatan berikutnya, WFP Indonesia akan berfokus pada tiga pilar operasional, yaitu manajemen risiko bencana, nutrisi, dan jaring pengaman sosial, serta analisa dan pemetaan ketahanan pangan.

"Program kemitraan A&W dan WFP diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak untuk turut berpartisipasi dalam mengentaskan permasalahan gizi buruk demi meningkatkan kesejahteraan anak Indonesia. Di masa mendatang, kami akan mengajak kembali pelanggan dalam program ini," tutupnya.


(Fitri Yulianti - Okezone )


Support by. :



















Jelang Libur Sekolah, Pesawat Minta Tambahan Jadwal Penerbangan



Menjelang libur sekolah, operator penerbangan ramai mengajukan penerbangan tambahan (extra flight).
Direktur Angkutan Udara, Kemenhub, Edward A Silooy menyatakan bahwa sepanjang Juni ini telah banyak maskapai yang mengajukan diri untuk tambah penerbangan. "Bahkan kemungkinan akan bertambah," ujarnya pada Kontan, Selasa (21/6).
Siloy menambahkan, pihaknya memberi kebebasan kepada maskapai untuk menambah penerbangan. "Kita tidak akan membatasi selama maskapai dan bandara secara teknis dan pelayanan sanggup memenuhi aturan.
Hemi Pamuraharjo, Kepala SubDirektorat Pengembangan Angkutan Udara Domestik Kemenhub menyebutkan hingga saat ini, maskapai penerbangan yang sudah mengajukan extra flight sebanyak 7 maskapai. "Untuk domestik kita sudah mengeluarkan FA sebanyak 9473 dari 1 Januari- 21 Juni ini ," ujarnya.
Salah satu maskapai yang akan menambah penerbangan adalah PT Loin Air. Direktur Umum Lion Air Edward Sirait menyatakan, pihaknya akan menambah penerbangan jelang liburan ini. "Tahun lalu peningkatan penumpang pesawat rata-rata 5%. Untuk tahun ini kita akan siap tambah armada dan tambahan penerbangan, " ujarnya.
Berdasarkan peraturan pemerintah no. 6 tahun 2010, untuk menambah domestik penerbangan maskapai harus membayar sejumlah uang. Kementerian Perhubungan mencatat, pembayaran tersebut per Januari-Juni ini sudah melebihi Rp 1 miliar.
Sekjen Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carriers Association/INACA) Tengku Burhanuddin menyatakan, penambahan penerbangan pada momen liburan tahun ini lebih sedikit jika dibandingkan liburan tahun lalu.
Penurunan tersebut menurut Tengku, disebabkan banyaknya jumlah maskapai baru dan penambahan frekuensi. "Sekarang yang terjun ke bisnis ini banyak, yang tambah frekuensi terbang juga banyak," ujar Tengku.
Selain itu, Tengku menambahkan tingginya minat maskapai penerbangan untuk menambah penerbangan tidak diimbangi dengan ketersediaan slot time bandara sehingga dikhawatirkan terjadi crowded di bandara.
Menurut data dari Kementerian Perhubungan tertanggal 20 juni-24 Juni saja tercatat sebanyak tujuh maskapai telah mengajukan tambahan penerbangan. Dari 95 jumlah tambahan penerbangan maskapai tersebut sebanyak 13 penerbangan dari PT. Merpati Nusantara, 37 penerbangan dari PT. Lion Air.
Sementara penerbangan Wings Air bertambah 13 penerbangan, PT. Garuda Indonesia menambah dua penerbangan, PT. Express Air sebanyak delapan penerbangan, PT. Indonesia AirAsia sebanyak 18 penerbangan dan PT. Klastar Aviation sebanyak empat penerbangan.
Kementerian perhubungan memproyeksi jumlah penumpang udara liburan ini akan meningkat sekitar 15% dari tahun lalu dengan kesiapan sarana yang ada sekitar 329 pesawat.

(Kontan Online)

Designer: FThemes.com | Converter: Blogger Themes & Blogger Templates
Flippa